Friday, September 25, 2009

the day you cheat on me

I thought that u are an innocent...i thought that u are a honest girL…but now, I know just who u are…a worthless shit that coloured my life…u said u never cheat on me, but now u did it, u cheated!!!!!…now u are gone, im gonna make u down, im gonna make u crush in to the ground!!!!

cintamatisme

Malam itu merupakan malam pertama saya dapat giliran jaga…..di forensik, kami mengenal 2 jaga, jaga depan dan belakang….malam itu saya kebagian jaga depan…itu berarti saya harus begadang semalaman di ugd bedah, menunggui kasus datang semisal kekerasan, pemerkosaan ato apalah yang sekiranya membutuhkan visum dari bagian forensik…..malam itu biasa saja......tidak ada kekerasaan, penganiayaan maupun pemerkosaan…hanya kecelakaan lalu lintas yang lumayan banyak kejadiannya……

sekitar pukul 4.30 dini hari, kami mendapat konsul dari bagian interna, mengenai kasus percobaan bunuh diri……saya dan seorang senior pun bergegas menuju ugd interna, menanggapi konsulan itu, hendak mengambil sampeL darah, urine maupun muntahan dari korban tersebut untuk diuji di lab forensik…..

ketika sedang sibuk mencatat data korban di ugd interna, pandangan mata saya teralihkan dengan kedatangan sepasang orang tua….sepasang manusia dengan pakaian sederhana……saya taksir umur mereka lebih dari 60 tahun….ternyata si ibu tersebut sedang mengalami serangan asma dan mengalami sesak nafas yang hebat…..langsung saja paramedis yang ada disana menghidupkan mesin nebulizer dan memberikan pertolongan pada ibu tua tersebut…..

sembari menunggu efek obatnya bekerja, bapak tua tersebut menunggui istrinya dengan penuh kasih sayang…..menyodorkan kursi yang lebih empuk untuk istrinya tersebut, membiarkan dirinya di usia tuanya, dalam pagi sedingin itu, berdiri, menunggui istrinya tanpa mengeluh…..ia dengan lembut membelai pundak istrinya yang sedang terduduk, tersengal2 sambil menghirup gas berisi obat untuk melonggarkan jalan pernafasannya…

entah chemistry apa yang saya rasakan pagi itu…..di tengah kantuk yang tak tertahankan, di tengah kesibukan menulis rekam medis pasien, saya merasa ada cinta disana…..di tengah padatnya ugd interna, di tengah lalu lalangnya calon dokter spesialis, calon dokter, perawat, saya merasa ada cinta terselip disana…..entah sampai kapan mereka bisa bersama membagi cinta…..mungkin sampai ajal menjemput salah satu dari mereka…………

congental rich

Kadang saya merasa iri, ato apalah namanya, melihat teman seusia saya dengan mudahnya mengeluarkan banyak uang untuk keperluan hal2 yang tidak penting….gonta ganti hape dengan mudahnya….memiliki koleksi mobiL dan motor hingga garasi mereka mirip showroom……idealnya manusia seusia saya memang belum bekerja…mereka pun belum….namun, mereka terlahir dengan kelainan bawaan yang spesiaL…..mereka dilahirkan untuk menjadi kaya…..mereka dilahirkan bukan untuk giat bekerja mencari penghasilan…..mereka dilahirkan beralaskan uang…..entah berapa banyak uang yang dimiliki orang tua mereka…..entah apa kebaikan generasi terdahulu mereka hingga sekarang mereka mendapat karma yang begitu bagus…..beda dengan saya…..saya terlahir dari sebuah keluarga sederhana….saya dididik untuk menghargai uang…..saya dididik untuk sederhana……saya dituntut nanti untuk menjadi pekerja yang tangguh untuk merubah keadaan yang ada…..saya tidak boleh iri dengan mereka….saya harus bersyukur terlahir tanpa kelainan bawaan itu….saya harus memacu diri untuk giat belajar dan giat bekerja nantinya…..

Wednesday, September 9, 2009

meReka iTu SampaH sayang......

Apakah mereka yang rela tidak tidur 3 hari menungguimu yang tidak berdaya di Rumah sakit?????..BUKAN....mereka hanya mendatangimu 15 menit dalam 3 hari itu....

Apakah mereka yang reLa menempuh 50 km pada jam 5.30 pagi, menembus dinginnya pagi, hanya untuk menjemputmu yang masih terlelap dalam mimpimu????????...BUKAN...Mereka sama sepertimu, terlelap dalam hangatnya kamar mereka

Apakah mereka yang rela menyisihkan uang sakunya untuk membelikanmu pulsa saat kamu tidak punya pulsa???????....BUKAN....mereka tidak akan melakukan itu....

Apakah mereka yang reLa memilihmu ketika ada pilihan lain????????....BUKAN....mereka akan memilih yang lainnya...mereka meninggalkanmu....

Kenapa sekarang waktumu hanya untuk mereka????kenapa pulsamu hanya untuk mereka????.....

Kamu boleh sebut mereka TEMAN, aku sebut mereka S-A-M-P-A-H....

Tuesday, September 1, 2009

TATAPAN TAJAM 2 PASANG MATA

Malam itu seperti malam biasanya...sore hingga maLam saya bunuh waktu dengan bermain PES di komp....sendirian di kost....sekitar pukul 22.00, saya hendak keluar, menjemput seeorang......karena pertimbangan waktu, akhirnya saya memilih lewat jalan barat.....kost saya memang memiliki 2 jalan keluar.....jalan timur, sebut saja begitu, lebih ramai, sebab melewati rumah2 penduduk, serta jalan barat yang sepi, hanya berisi tanah kosong penuh ilalang, segerombolan sapi dan seekor anjing tua yang siap mengejar motor yang lewat.....persamaan kedua jalan ini hanya ada 1, yaitu sama2 ditempeli plang PEMULUNG DILARANG MASUK!!.....jalan itu benar2 gelap karena tidak ada rumah maupun lampu penerang jaLan....untung saja anjing tua itu lagi tidak mood mengejar saya....mungkin anjing itu sudah capek mengejar orang2 yang lewat dari tadi.....namun, dengan bantuan sorot lampu motor saya yang tidak begitu terang, dari baLik iLalang, diantara bebatuan, saya meLihat 2 anak ”manusia”.....perempuan....mungkin berumur 10 tahun......dengan pakaian lusuh dan badan yang kurang terurus, mereka asyik mencari kutu (bayangkan 2 orang berdampingan, seorang mencari kutu di kepala temannya) sambiL berkomat kamit....entahlah mereka sedang menyanyikan lagu apa (teringat dengan fiLm freddy vs jason dimana ada adegan anak2 kecil menyanyikan lagu syahdu yang membangunkan bulu kuduk).......sekilas mereka sempat nanar menatap mata saya.....haH..................saya tidak habis pikir......kenapa ada 2 anak keciL di tempat seperti itu tanpa ada pengawasan dari orang tua......menurut saya klo orang NORMAL (normal dalam artian tanpa gangguan jiwa dan MANUSIA sesungguhnya) tidak mungkin berani berdiam diri di kegelapan malam, di tanah kosong penuh ilalang yang sangat amat sepi........

Wednesday, August 26, 2009

menikmati peran TUHAN

Sejak tahun 2002, sekelompok orang dengan arogannya memilih menjadi TUHAN berlandaskan agama....orang2 yang saLah tafsir akan kitab suci mereka sendiri....dengan arogannya tetua mereka mencak2 di tipi, dimanapun ada antek2 amerika serikat, siLaken dibunuh...buSet dah...orang tua udah bau tanah dan mendekati neraka ini kok malah makin ngawur ngomongnya....apapun aLAsannya, menurut saya SANGAT AMAT SALAH klo ada orang yang membenarkan adanya pembunuhan....memangnya dia siapa?....dia juga hanya manusia biasa ciptaan TUHAN yang saya yakin tidak lupuT dari kesaLahan...sudah sepantasnyaLah dia tidak berusaha menyamai penciptanya iTU....Anehnya lagi, seTiap ada bOM meLedak, dia juga mengatakan bahwa orang2 pengebOM ini akan masuk surga dengan tenang.....hhfff...dia pikir dia siapa bisa menentukan hidup mati seseorang dan menentukan seseorang masuk neraka ato sorga...daMN....dunia tidak sependek jaLan pikiran anda kek..

Friday, August 14, 2009

BALI milik SIAPA?

Pertanyaan bodoh ini telah lama berputar2 mengisi ruang tengkorak saya....

PERTAMA saya rasa bali kini kembali DIJAJAH bangsa luar....coba liat di sekitar areal persawahan dan di tempat2 yang memiliki pemandangan yang bagus, biasanya nyempil rumah mewah yang sering kita sebut sebagai viLLA...Siapa yang punya itu?orang BALI kah?saya ragukan itu...Orang luar Bali-kah?mungkin........Orang Luar negeri?saya yakin itu.......Orang2 lokal kita hanya dipekerjakan sebagai pekerja disana...Entah sebagai tukang bangunan, penjaga rumah, pembantu atau supir mereka...

KEDUA saya rasa masyarakat bali ”tidak bisa” berwisata ke mana2...sebab tempat2 wisata di BALI memang disetting untuk wisatawan luar negeri!!Bayangin aja, untuk lihat hewan2 lagi tiduran aje kita mesti bayar mahal...Untuk lihat burung lagi BAB juga mesti bayar mahal...Apalagi mainan air sambil naik perosotannya nambah mahal lagi....Otomatis masyarakat lokal menengah ke bawah hanya mampu berwisata alam semisal ke pantai atau gunung...Itupun tanpa membeli apa2, sebab walopun tidak bayar tiket masuk, klo sudah disetting menjadi tempat wisata, harga2 disekitarnya pun otomatis menigkat secara signifikan.

KETIGA tentu saja masalah bahasa

Jadi menurut saya BALI milik mereka2 aja n kita sebagai masyarakat lokal hanya sebagai ”wisatawan di rumah sendiri”